IMPETIGO

Penyakit kulit Impetigo adalah pioderma yang menginfeksi kulit superfisial saja. Impetigo dapat dibagi menjadi dua sesuai dengan gambaran klinisnya yaitu :

  1. impetigo krustosa
  2. impetigo bullosa.

sedangkan penyakit kulit Impetigo krustosa yang lebih sering ditemukan.penyakit kulit impetigo

Impetigo krustosa

Krustosa atau krusta merupakan nama lain untuk cairan tubuh yang mengering di atas permukaan kulit. Impetiogo krustoa merupakan pioderma dengan gambaran utama krusta pada pasien. Penyebabnya adalah Streptococcus B hemolyticus.

Penyakit ini sering mengenai anak. Lokasi tersering adalah di wajah, sekitar lubang hidung dan mulut. Awalnya gejala klinis yang dialami adalah kemerahan dan lenting. Lenting cepat memecah sehingga yang disadari oleh pasien atau ketika datang berobat adalah krusta pada area yang terinfeksi. Biasanya tidak ada gejala umum seperti demam. Pasien sering mengeluhkan gatal dan perih pada area terinfeksi.

Pengobatan yang dapat diberikan tergantung dari luas lesi. Jika lesi kulit banyak dapat diberikan obat antibiotik minum. Jika luas lesi kulit sedikit krusta dapat dibersihkan dengan pemberian kompres terlebih dahulu lalu dilepaskan dan diberikan salap antibiotic. Komplikasi dari penyakit ini dapat menyebabkan infeksi di ginjal pada 2-5% kasus.

Impetigo bullosa

Penyakit ini sering disebut dengan cacar monyet disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus.  Bulosa berasal dari kata bula yang berarti gelembung berisi cairan dengan ukuran lebih dari 0,5 cm.penyakit kulit impetigo

Penyakit ini dapat mengenai anak dan dewasa. Lokasi tersering pada ketiak, dada, dan punggung. Keadaan umum tidak terganggu. Jika bula telah memecah maka gambaran klinis yang tampak adalah sisa kulit disepanjang dinding gelembung atau biasa disebut dengan koleret. Jika tidak diobati lesi kulit dapat mneyebar atau diikuti dengan pembesaran kelenjar limfa. Infeksi juga dapat menjadi lebih dalam ke bagian dermis sehingga dapat terbentuk ulkus dan diagnosis berubah menjadi ektima.

Pengobatan.

Jika lesi kulit hanya sedikit pengobatan dapat dilakukan dengan pemberian salap antibiotik. Sebelumnya bula perlu dipecahkan terlebih dahulu. Jika lesi kulit banyak dapat diberikan antibiotic minum. Penting untuk mencari faktor predisposisi pada pasien untuk mencegah berulangnya penyakit, seperti jika banyak berkeringat maka ventilasi perlu diperbaiki.

Redaksi info :   Dermatologis Team Jakarta Skin Center   

 

share ke sosmed