laser diode

Fototerapi LEDFototerapi LED merupakan suatu metode pengobatan yang menggunakan radiasi gelombang elektromagnetik non-ionisasi dengan panjang gelombang tertentu untuk mendapatkan respons pengobatan. Sinar akan diabsorbsi suatu kromofor yang bersifat fotosensitif, sehingga terjadi reaksi fotokimiawi. Kromofor dapat bersifat endogen maupun eksogen.

Fototerapi LED adalah fototerapi menggunakan sumber sinar LED. Sumber sinar LED adalah dioda yang terdiri atas dua terminal, yaitu anoda dan katoda. Light Emitting Diode merupakan semikonduktor kompleks yang mengubah energi listrik menjadi energi sinar. Sinar yang diemisikan terdapat pada panjang gelombang mulai dari sinar UV, sinar tampak, dan infra merah dekat. Sinar yang dihasilkan tidak terpolarisasi, bersifat inkoheren, dan tidak menghasilkan panas.

Dasar Fototerapi

Dasar fototerapi adalah sinar dapat dimanipulasi, dalam hal panjang gelombang, energi dan durasi pulse. Dengan manipulasi tersebut, diharapkan kromofor target tertentu akan mengabsorbsi sinar dan mengalami kerusakan, sementara kromofor yang lain tidak mengalaminya. Selain itu, sinar juga perlu memiliki energi yang cukup untuk mengubah struktur target.

Sinar inframerah

Penggunaan sinar inframerah (970 nm) pada kelainan kulit telah banyak dilaporkan. Panjang gelombang ini mempunyai efek antiinflamasi terutama dalam proses penyembuhan luka, serta membantu pengobatan kebotakan rambut.

Selain itu, sinar ini juga dapat membantu menyembuhkan jerawat. Sinar inframerah yang masuk akan meningkatkan suhu kulit yang terpajan sinar tersebut. Pada suhu yang tinggi bakteri penyebab jerawat (P. acnes) akan memproduksi lebih banyak porfirin. Porfirin yang terkeksitasi akan menghancurkan  P. acnes.

sumber : dermatologi team jakarta skin center

share ke sosmed