liposuction jakarta

liposuction jakartaLiposuction Jakarta Skin Center

Liposuction atau Bedah Sedot Lemak (BSL) adalah suatu tindakan operasi untuk menghilangkan timbunan lemak tubuh dengan cara menyedot keluar.
Tujuannya adalah mengurangi timbunan lemak dibawah kulit (subkutis) dan membuangnya secara permanen.
tindakan operasi di Jakarta Skin Center dilakukan dalam pembiusan lokal tumescent, dalam arti pasien tetap dalam keadaan sadar. Keuntungan cara ini adalah merupakan teknik yang paling aman dan memberikan hasil yang rata pada permukaan kulit.liposuction jakarta

“Liposuction di Jakarta Skin Center dilakukan dalam pembiusan local tumescent, dalam arti pasien tetap dalam keadaan sadar.”

Sebelum dilakukan tindakan, pasien harus berkonsultasi dulu dengan dokter yang akan melakukan dan harus melakukan pemeriksaan laboratorium pra tindakan. Kemudialiposuction jakartan membuat janji jadwal operasi. Lama tindakan operasi sekitar 2 sampai dengan 3 jam . Setelah tindakan pasien akan diberikan pembalut elastik atau korset selama 1 sampai dengan 2 minggu.Bekas pada kulit akan sangat minimal yaitu hanya sekitar 4 mm, pada beberapa tempat masuk nya alat penyedot (kanula).
Jakarta Skin Center melakukan operasi pembiusan lokal sejak tahun 1993 dengan derajat keamanan dan kenyamaan yang sangat tinggi. Jakarta Skin Center merupakan pelopor liposuction yang menggunakan teknik Tumescent liposuction di Indonesia.

Faktor Keamanan.

Di tangan tim dokter yang kompeten dan berpengalaman, selain sertifikasi keahlian, pertimbangan lain adalah reputasi dokter, tindakan vermak badan ini aman-aman saja. Apalagi kini liposuction jakartaliposuction jakartadikembangkan teknik bius lokal tumescent. “Risikonya sangat kecil,” kata dokter Edwin. Beberapa hari sebelum operasi, ada serangkaian pemeriksaan intensif yang harus dilakukan, mulai dari tes darah, hemoglobin, leukosit, dan bleeding time. Dokter juga harus mengetahui apakah pasien yang berpenyakit jantung, hipertensi, asma, keloid dan alergi obat tertentu. Paling sedikit 7 hari praoperasi, pasien juga tak boleh mengonsumsi obat plafiks atau yang mengandung aspirin (di antaranya asetosal, refagan, buferin, dan aspilet), dikutip dari Platinum Society No. 14 – Majalah SWA, Maret tahun 2006.

the safety of tumescent liposuction by Dr Edwin Djuanda 

Safeliposuction

Perjanjian operasi :    via WA  : 081316299111 

Redaksi info : Dermatologist Team Jakarta Skin Center

share ke sosmed